Esok hari..
Semuanya bersiap-siap untuk hari terbesar itu.
Mereka semua tahu, besok adalah akhir dari segalanya. Semua materi alam semesta akan menyusut oleh gravitasinya masing-masing. Semua akan menjadi gelap gulita, kekosongan, hampa.
Inilah hari tersebut, kiamat.
Bukanlah seperti sejarah-sejarah sebelumnya, waktu orang-orang percaya kepada ramalan-ramalan mistis. Ini adalah kenyataan.
Saat di mana esok adalah akhir alam semesta, seluruh keluarga berkumpul.
Kegiatan ekonomi berhenti.
Seluruh manusia berpelukan satu sama lain.
Sepasang kekasih bercinta tak henti-henti.
Permusuhan menjadi persahabatan.
Para serdadu membuang senjata.
Seorang bayi menyusu untuk terakhir kali dari ibunya.
Seluruh pemuka agama berkumpul, berdoa bersama walau berbeda bahasa, agama, ras.
Burung-burung malas terbang.
Tidak ada tangisan.
Tawa canda yang paling tulus.
Penjaja ikan keliling yang setiap hari melewati lorong itu, sekarang sedang duduk di tepi sungai. Keriputnya terlihat jelas diterangi matahari sore.
Sekolah-sekolah tutup, para guru pulang ke rumah masing-masing dengan keluarga mereka.
Detik terakhir,
Semuanya menutup mata..
tangan saling berpegangan..
erat..
Pada detik inilah, dunia paling damai dalam sejarah umat manusia...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment